Contoh Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) untuk Jenjang SMP Sederajat


BAB I 
A.    Latar Belakang  
SMP Maraqitta’limat Mamben merupakan salah satu SMP Swasta yang terletak di Dusun Omba Desa Mamben Daya Kecamatan Wanasaba Kabupaten Lombok Timur Propinsi Nusa Tenggara Barat yang berdiri sejak tahun 1986 dan beroperasi tahun 1986, serta  menempati tanah seluas ± 20.000 m2. Lokasi sekolah dapat dikatakan di  Pedesaan pinggir jalan jurusan Mamben Daya ke Kembang Kerang dengan kondisi jalan menuju ke sekolah yang sudah baik (hotmix), dan letaknya dekat dengan Kota Kecamatan Wanasaba. Siswa sekolah berasal dari kawasan pemukiman penduduk sekitar  Dusun Omba, Bagik Longgik, Renga, Kalibening, Bagek Rebak, Montong Pace dan Kroya yang rata-rata orang tua mereka kurang perhatian dengan dunia pendidikan. Orang tua lebih mengarahkan anak-anaknya untuk membantu pekerjaan mereka di Rumah, di sawah, atau di kebun. Tapi minat para siswa sekolah cukup tinggi, hal ini terbukti dengan antusias mereka mau datang ke sekolah tepat waktu, bahkan satu jam sebelum pelajaran dimulai. 
Kondisi masyarakat lingkungan sekolah yang terletak di  wilayah pedesaan, dapat dikatakan sebagai masyarakat yang memiliki sifat kekeluargaan yang tinggi. Mata pencaharian penduduk sekitarnya  adalah  bertani, berkebun, beternak, berdagang dan kebanyakan dari mereka bekerja buruh tani dan pembuat batu bata.  Beberapa anggota masyarakat bekerja sebagai TKI/TKW di luar negeri. Hal ini merupakan tantangan bagi pihak sekolah sekaligus menjadi motivasi untuk kemajuan sekolah ini demi menciptakan peserta didik yang berwawasan luas, mandiri dan berakhlakul karimah sehingga nasib mereka lebih baik dari orang tuanya.
Kondisi sosial ekonomi orang tua atau wali murid rata-rata menengah ke bawah, dan kebanyakan dari mereka tidak menamatkan Sekolah Dasar. Disamping itu juga masih sangat kurangnya partisipasi dan kepedulian masyarakat pada dunia pendidikan, sehingga kurang memperhatikan perkembangan anak. Visi dan misi yang jelas, pelan namun pasti perkembangan pemahaman dan pengetahuan masyarakat dapat meningkatkan arti pentingnya pendidikan meskipun secara bertahap.
Fasilitas yang dimiliki SMP Maraqitta’limat Mamben antara lain ruang kelas sejumlah 3 Ruangan, Musholla untuk pembinaan akhlak dan mengembangkan pengetahuan agama dan   Lapangan Olah Raga Serbaguna sebagai tempat pengembangan bakat dan minat siswa khusunya dibidang olahraga prestasi. 
SMP Maraqitta’limat Mamben memiliki tenaga pendidik berjumlah 21 orang  terdiri atas 1  orang  guru  PNS/Kepala  sekolah,  1 orang Guru Honor Daerah,  15  orang   guru  Tetap  Yayasan  dan  4  orang  GTT.                                                                                     
Sesuai dengan ketentuan yang ada bahwa guru SMP minimal bekualifikasi ijazah S1 / Akta IV, kondisi guru di SMP Maraqitta’limat Mamben  95,83 % berkualifikasi ijazah S1 / Akta IV. Sedangkan Tata Usaha sebanyak 3 orang dan Penjaga sekolah 1 orang.
Guna meningkatkan kualitas pembelajaran sesuai dengan amanat Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional, perlu disusun seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu yang disebut dengan kurikulum.
Kurikulum SMP Maraqitta’limat Mamben adalah kurikulum operasional  yang disusun dan dilaksanakan oleh masing-masing satuan pendidikan. Kurikulum dikembangkan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Tujuan ini meliputi tujuan pendidikan nasional yang disesuaikan dengan kekhasan, kondisi dan potensi daerah, satuan pendidikan dan peserta didik. Oleh sebab itu Kurikulum SMP Maraqitta’limat Mamben disusun untuk memungkinkan penyesuaian program pendidikan dengan kebutuhan dan potensi yang ada di SMP Maraqitta’limat Mamben.
Pengembangan Kurikulum SMP Maraqitta’limat Mamben mengacu pada Standar Nasional Pendidikan untuk menjamin pencapaian tujuan pendidikan nasional. Standar Nasional Pendidikan terdiri atas standar isi, proses, kompetensi lulusan, tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan, pembiayaan dan penilaian pendidikan. Dua dari kedelapan Standar Nasional Pendidikan tersebut, yaitu Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) merupakan acuan utama bagi SMP Maraqitta’limat Mamben dalam mengembangkan kurikulum.
Kurikulum SMP Maraqitta’limat Mamben disusun antara lain agar dapat memberi kesempatan peserta didik untuk belajar :
1.    Meningkatkan Iman dan Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,
2.    Memahami dan menghayati ilmu pengetahuan dan teknologi,
3.    Mampu melaksanakan dan berbuat secara efektif dan efisien,
4.    Berinteraksi dengan orang lain,
5.    Membangun dan menemukan jati diri melalui proses belajar yang aktif, kreatif, inovatif, efektif dan menyenangkan.
B.   Landasan Yuridis
1.    Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, khususnya Bab III Pembagian Urusan Pemerintahan Pasal 14 Ayat 1 yang menegaskan bahwa bidang pemerintahan yang wajib dilaksanakan oleh Daerah Kabupaten dan Daerah/Kota antara lain pendidikan dan penyelenggaraan pendidikan
2.    Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan mengamanatkan bahwa Kurikulum pada jenjang pendidikan dasar dan menengah disusun oleh satuan pendidikan dengan mengacu kepada SI dan SKL serta berpedoman pada panduan yang disusun oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP).
3.    Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 22 tahun 2006 tentang  Standar Isi (SI) pasal 1 menyatakan bahwa “Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah” yang selanjutnya disebut “Standar Isi”  mencakup lingkup materi minimal dan tingkat kompetensi  minimal untuk mencapai kompetensi lulusan minimal pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu.
4.    Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 23 tahun 2006 tentang  Standar Kompetisi Lulusan (SKL) pasal 1 ayat (1) menyatakan bahwa  SKL untuk satuan pendidikan dasar dan menengah digunakan sebagai pedoman penilaian dalam menentukan kelulusan peserta didik; ayat (2) menyatakan SKL sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi SKL minimal satuan pendidikan dasar dan menengah, SKL minimal kelompok mata pelajaran, dan SKL mata pelajaran.
5.    Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 24 tahun 2006 tentang Pelaksanaan Standar Isi dan Standar Kompetensi Lulusan pasal 1 ayat (4) menyatakan bahwa satuan pendidikan dasar dan menengah dapat mengadopsi atau mengadaptasi model kurikulum tingkat satuan pendidikan dasar dan menengah yang disusun oleh BSNP; ayat (5) menyatkan bahwa kurikulum satuan pendidikan dasar dan menengah ditetapkan oleh kepala satuan pendidikan dasar dan menengah setelah  memperhatikan pertimbangan dari Komite Sekolah atau Komite Madrasah; pasal 2 ayat (1) menyatakan bahwa satuan pendidikan dasar dan menengah dapat menerapkan KTSP mulai tahun ajaran 2006/2007; ayat (2) menyatakan bahwa satuan pendidikan  dasar dan menengah harus sudah mulai menerapkan KTSP paling lambat tahun ajaran 2009/2010; ayat (3) satuan pendidikan dasar dan menengah  pada jenjang pendidikan dasar dan menengah yang telah melaksanakan  uji coba kurikulum 2004 secara menyeluruh dapat menerapkan secara menyeluruh SI dan SKL semua tingkatan kelasnya mulai tahun ajaran 2006/2007; pasal (4) satuan pendidikan dasar dan menengah  yang belum melaksanakan uji coba kurikulum 2004, melaksanakan SI, SKL, dan KTSP secara bertahap dalam waktu paling lama 3 tahun.
Saat ini SMP Maraqitta’limat Mamben telah melaksanakan KTSP secara menyeluruh dari Kelas VII, Kelas VIII sampai Kelas IX.
6.    Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 160 Tahun 2015 tentang  Pemberlakuan Kurikulum Tahun 2006 dan Kurikulum 2013.
C.   Tujuan Pengembangan Kurikulum SMP Maraqitta’limat Mamben
Tujuan Pengembangan Kurikulum SMP Maraqitta’limat Mamben adalah sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan di SMP Maraqitta’limat Mamben Kabupaten Lombok Timur.

D.   Prinsip Pengembangan Kurikulum SMP Maraqitta’limat Mamben
Kurikulum SMP Maraqitta’limat Mamben dikembangkan berdasarkan prinsip-prinsip sebagai berikut:
1.    Berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya.
Kurikulum SMP Maraqitta’limat Mamben dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa peserta didik memiliki posisi sentral untuk mengembangkan kompetensinya agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Untuk mendukung pencapaian tujuan tersebut pengembangan kompetensi peserta didik disesuaikan dengan potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik serta tuntutan lingkungan. Memiliki posisi sentral berarti kegiatan pembelajaran berpusat pada peserta didik. Potensi yang dimiliki siswa di lingkungan SMP Maraqitta’limat Mamben sangat beragam antara lain potensi dalam bidang olah raga baik sepak bola, bola volly dan lain sebagainya. Ini terlihat dari banyaknya anak usia sekolah yang setiap sore hari mengikuti kegiatan sepak bola di lapangan sekolah dan sekitarnya. Dalam bidang seni banyak siswa mengikuti group-group rebana dan musik sehingga potensi seni suara dan musik tumbuh subur di kalangan siswa. Untuk mengembangkan potensi yang ada, dibutuhkan bimbingan secara menyeluruh terhadap potensi yang dimiliki siswa baik dalam bidang olah raga, seni dan lainnya. Selain itu kecakapan yang dikembangkan di dalam lembaga pendidikan ini sangat dibutuhkan oleh siswa dalam rangka mempersiapkan diri menghadapi kehidupan nyata di masyarakat.
2.    Beragam dan terpadu
Kurikulum SMP Maraqitta’limat Mamben dikembangkan dengan memperhatikan keragaman karakteristik peserta didik, kondisi sekolah, serta menghargai dan tidak diskriminatif terhadap perbedaan agama, suku, budaya, adat istiadat, status sosial ekonomi, dan jender. Kurikulum SMP Maraqitta’limat Mamben meliputi substansi komponen muatan wajib kurikulum, muatan lokal, dan pengembangan diri secara terpadu, serta disusun dalam keterkaitan dan kesinambungan yang bermakna dan tepat antarsubstansi.  Keterpaduan substansi muatan kurikulum SMP Maraqitta’limat Mamben ini berwujud pada saling keterkaitan antara muatan kurikulum wajib dengan kurikulum lokal yang satu dengan lainnya tidak dapat dipisahkan dan saling mengisi.

3.    Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni
Kurikulum SMP Maraqitta’limat Mamben dikembangkan atas dasar kesadaran bahwa ilmu pengetahuan, teknologi dan seni berkembang secara dinamis. Oleh karena itu, semangat dan isi kurikulum SMP Maraqitta’limat Mamben memberikan pengalaman belajar peserta didik untuk mengikuti dan memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni, dengan memanfaatkan teknologi yang berkembang sesuai perkembangan jaman seperti komputer, internet, alat-alat musik tradisional maupun modern dan lain sebagainya.

4. Relevan dengan kebutuhan kehidupan
Pengembangan kurikulum SMP Maraqitta’limat Mamben dilakukan dengan melibatkan pemangku kepentingan (stakeholders) untuk menjamin relevansi pendidikan dengan kebutuhan kehidupan, termasuk di dalamnya kehidupan  kemasyarakatan, dunia usaha dan  dunia kerja. Oleh karena itu, pengembangan keterampilan pribadi,  keterampilan  berpikir, keterampilan sosial, keterampilan akademik, dan keterampilan vokasional merupakan keniscayaan. Mengacu pada hal ini, Kurikulum SMP Maraqitta’limat Mamben diarahkan untuk mendukung kebutuhan dalam kehidupan seperti keterampilan menjahit, kecakapan menggunakan teknologi, kecakapan memainkan alat-alat musik, kecakapan bersosial dan lain sebagainya.

  1. Menyeluruh dan berkesinambungan
Substansi kurikulum SMP Maraqitta’limat Mamben mencakup keseluruhan dimensi kompetensi, bidang kajian keilmuan dan mata pelajaran yang direncanakan dan disajikan secara berkesinambungan antar semua jenjang pendidikan. Keseluruhan dimensi kompetensi ini terlihat dalam kelompok mata pelajaran dan mata pelajaran yang disajikan di sekolah sebagai bekal bagi siswa, yang meliputi kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia, kewarganegaraan dan kepribadian, lmu pengetahuan dan teknologi, estetika, serta jasmani olah raga dan kesehatan.


  1. Belajar sepanjang hayat
Kurikulum SMP Maraqitta’limat Mamben diarahkan kepada proses pengembangan,  pembudayaan, dan  pemberdayaan  peserta  didik  yang  berlangsung
sepanjang hayat. Kurikulum SMP Maraqitta’limat Mamben mencerminkan keterkaitan antara unsur-unsur pendidikan formal, nonformal, dan informal  dengan memperhatikan kondisi dan tuntutan lingkungan yang selalu berkembang serta arah pengembangan manusia seutuhnya. Hal ini menunjukkan suatu indikasi bahwa pendidikan di SMP Maraqitta’limat Mamben bukan merupakan satu-satunya bekal pendidikan bagi kehidupan siswa, melainkan siswa harus mau dan mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

  1. Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah
Kurikulum SMP Maraqitta’limat Mamben dikembangkan dengan memperhatikan kepentingan nasional dan kepentingan daerah untuk membangun kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Kepentingan nasional dan kepentingan daerah harus saling mengisi dan memberdayakan sejalan dengan motto Bhinneka Tunggal Ika dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Wujud keseimbangan ini tercermin dari disajikannya kurikulum yang digariskan secara nasional, meliputi : Pendididikan Agama yang diimbangi dengan penambahan kurikulum yang berbasis lokal seperti Kerajinan tangan dan  bahasa arab .
                                                    






                              



                                                                     
BAB II
T U J U A N
A.    Tujuan Pendidikan
Tujuan pendidikan dirumuskan mengacu kepada tujuan umum pendidikan nasional (UU RI Nomor 20 Tahun 2003) yaitu :
1.    Untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
2.    Meletakkan dasar kecakapan hidup secara generik yang meliputi penajaman kecakapan personal, kecakapan berpikir rasional, dan kecakapan sosial.
3.    Pengenalan eksistensi diri sebagai makhluk ciptaan Allah SWT yang harus bertauhid dan beribadah secara murni kepada-Nya, sebagai makhluk sosial yang harus berakhlak mulia merupakan bagian dari penajaman kecakapan personal.
4.    Pengenalan potensi diri yang merupakan bagian dari kecakapan personal yang ditekankan pada pendidikan dasar.
5.    Belajar mengenali diri secara proporsional, menghargai kelebihan orang lain, tidak mudah sombong dengan pujian merupakan kecakapan personal yang menjadi penekanan pada SMP Maraqitta’limat Mamben, melalui mata pelajaran Agama dan  PKn. SMP Maraqitta’limat Mamben selalu mendorong untuk terjadinya proses pendidikan agama, bukan sekedar pembelajaran agama. Agama sebagai nilai akan dilatihkan untuk dikembangkan di samping agama sebagai pengetahuan dan ”keterampilan”. Sementara itu, kecapakap berpikir rasional juga dikembangkan melalui mata-mata pelajaran matematika, sains, dan bahasa. Yang perlu mendapatkan tekanan dalam pengembangan berpikir rasional adalah kecakapan menggali dan mengolah informasi, sehingga siswa terbiasa berpendapat atas dasar data, bukan semata atas dasar asumsi, atau malah prasangka. Demikian pula kecakapan sosial yang bermuara pada kesantunan dalam bersikap, berbicara, menulis perlu mendapatkan pelatihan. Ini merupakan fokus tujuan pendidikan dasar dengan semua mata pelajaran sebagai alat pencapaiannya.

B.   Visi SMP Maraqitta’limat Mamben
Visi SMP Maraqitta’limat Mamben Adalah  “ Terwujudnya Insan Yang Bertaqwa, Terampil  dan Berprestasi ”
C.   Misi SMP Maraqitta’limat Mamben
a.  Meningkatkan wawasan pengetahuan keagamaan dan mengaplikasikan dalam kehidupan.
b.   Melaksanakan pembelajaran secara intensif, terjadwal, efektif, efisien dan tersentral pada peserta didik demi menumbuh kembangkan kemampuan, keterampilan, bakat dan minat peserta  didik.
c.   Menyelenggarakan program kegiatan kompetensi dan kompetisi untuk membudaya kan semangat keunggulan dan daya saing anak dalam keteampilan dan meraih prestasi.
d.  Melengkapi sarana prasarana dan fasilitas sekolah yang mendukung dalam peningkatan prestasi.
e.  Menjalin kerja sama antara warga sekolah, orang tua siswa, Komite Sekolah, Stake Holder dan Instansi terkait secara rutin.

D.   Tujuan SMP Maraqitta’limat Mamben
1.  Tujuan Jangka Panjang
a.      Memiliki perangkat pembelajaran  kelas 7, 8 dan 9 untuk semua mata pelajaran sesuai dengan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).
b.    Menghasilkan lulusan yang berbudi pekerti luhur dan berprestasi secara bertahap.
c.     Memenuhi keadilan dan pemerataan pendidikan bagi warga di lingkungan sekolah.
d.     Memiliki sarana dan prasarana pembelajaran yang standar.
e.     Mencapai pendidikan yang bermutu dan bersaing.
f.      Memenuhi pengelolaan pendidikan yang transparan, akuntabel, efektif, dan partisipatif.
g.     Seluruh warga sekolah terutama siswa, Tata usaha dan guru trampil dalam IPTEK.
h.     Seluruh warga sekolah terutama siswa dan guru dapat melaksanakan kewajibannya dengan penuh keikhlasan kepada Allah SWT.

2.  Tujuan Jangka Pendek
a.    Peningkatan Nilai  rata-rata Hasil Ujian Nasional.
b.    Memiliki siswa yang teladan, berprestasi dan mandiri dalam memanfaatkan lingkungan sekitar.
c.    Memiliki ruang pembelajaran.
d.   Memiliki kelompok olah raga dan prestasi, yang bisa memasyarakatkan olah raga.
e.   Memiliki tim Atletik yang dapat berprestasi di tingkat desa maupun kecamatan.
f.    75% siswa melaksanakan ibadah sesuai dengan ajaran agama.
g.   50% siswa menguasai keterampilan komputer program windows.
h.   Memiliki Regu Pramuka dan PMR.
i.    Memiliki Perpustakaan yang representatif dengan pelayanan yang optimal.
j.    Memiliki perangkat pendukung pembelajaran seperti, IPA, TIK, Olah Raga, Bahasa dan IPS.
k.   Memiliki Tenaga Guru Keterampilan dan Ruang Kesenian yang representatif.
l.    90% masyarakat dan pemerintah percaya atas produk dan bentuk-bentuk pelayanan sekolah.

BAB III
STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM

A.   Struktur Kurikulum     
Struktrur dan muatan Kurikulum SMP Maraqitta’limat Mamben tertuang dalam Standar Isi, meliputi lima kelompok mata pelajaran, sebagai berikut :
Kelompok Mata Pelajaran
Cakupan
1. Pendidikan Agama Islam
Kelompok mata pelajaran agama dimaksudkan untuk membentuk peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia. Akhlak mulia mencakup etika, budi pekerti, atau moral sebagai perwujudan dari pendidikan agama.
2. Kewarganegaraan dan Kepribadian
Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian dimaksudkan untuk peningkatan kesadaran dan wawasan peserta didik akan status, hak, dan kewajibannya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, serta peningkatan kualitas dirinya sebagai manusia.
Kesadaran dan wawasan termasuk wawasan kebangsaan, jiwa dan patriotisme bela negara, penghargaan terhadap hak-hak asasi manusia, kemajemukan bangsa, pelestarian lingkungan hidup, kesetaraan gender, demokrasi, tanggung jawab sosial, ketaatan pada hukum, ketaatan membayar pajak, dan sikap serta perilaku anti korupsi, kolusi, dan nepotisme.
3.  Ilmu Pengetahuan     dan Teknologi
Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi pada SMP dimaksudkan untuk memperoleh kompetensi dasar ilmu pengetahuan dan teknologi serta membudayakan berpikir ilmiah secara kritis, kreatif dan mandiri.
4.     Seni Budaya
Kelompok mata pelajaran Seni Budaya dimaksudkan untuk meningkatkan sensitivitas, kemampuan mengekspresikan dan kemampuan mengapresiasi keindahan dan harmoni. Kemampuan mengapresiasi dan mengekspresikan keindahan serta harmoni mencakup apresiasi dan ekspresi, baik dalam kehidupan individual sehingga mampu menikmati dan mensyukuri hidup, maupun dalam kehidupan kemasyarakatan sehingga mampu menciptakan kebersamaan yang harmonis.
5.  Pendidikan Jasmani, Olahraga     dan Kesehatan
Kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga dan kesehatan pada SMP dimaksudkan untuk meningkatkan potensi fisik serta membudayakan sportivitas dan kesadaran hidup sehat.
Budaya hidup sehat termasuk kesadaran, sikap, dan perilaku hidup sehat yang bersifat individual ataupun yang bersifat kolektif kemasyarakatan seperti keterbebasan dari perilaku seksual bebas, kecanduan narkoba, HIV/AIDS, demam berdarah, muntaber, dan penyakit lain yang potensial untuk mewabah.

  1. Muatan Kurikulum
a.  Mata Pelajaran
   I.   Pendidikan Agama Islam
1)  Menerapkan tata cara membaca Al-qur’an menurut tajwid, mulai dari cara membaca “Al”- Syamsiyah dan “Al”- Qomariyah sampai kepada menerapkan hukum bacaan mad dan waqaf
2)  Meningkatkan pengenalan dan keyakinan terhadap aspek-aspek rukun iman mulai dari iman kepada Allah sampai kepada iman pada Qadha dan Qadar serta Asmaul Husna
3)  Menjelaskan dan membiasakan perilaku terpuji seperti qana’ah dan tasawuh dan  menjauhkan diri dari perilaku tercela seperti ananiah, hasad, ghadab dan namimah
4)  Menjelaskan tata cara mandi wajib dan shalat-shalat munfarid dan jamaah baik shalat wajib maupun shalat sunat
5)  Memahami dan meneladani sejarah Nabi Muhammad dan para shahabat serta menceritakan sejarah masuk dan berkembangnya Islam di nusantara.
                     
II.   Pendidikan Kewarganegaraan
1)     Memahami dan menunjukkan sikap positif terhadap norma-norma  kebiasaan, adat istiadat, dan peraturan,  dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.       
2)     Menjelaskan makna proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia sesuai dengan suasana kebatinan konstitusi pertama.
3)     Menghargai perbedaan dan kemerdekaan dalam mengemukakan pendapat dengan bertanggung jawab.
4)     Menampilkan perilaku yang baik sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
5)     Menunjukkan sikap positif terhadap pelaksanaan kehidupan demokrasi dan kedaulatan rakyat.
6)     Menjelaskan makna otonomi daerah, dan hubungan antara pemerintahan pusat dan daerah.
7)     Menunjukkan sikap kritis dan apresiatif terhadap dampak globalisasi.
8)     Memahami prestasi diri untuk berprestasi sesuai dengan keindividuannya.

 III.       Bahasa Indonesia
1)     Mendengarkan
Memahami wacana lisan dalam kegiatan wawancara, pelaporan, penyampaian berita radio/TV, dialog interaktif, pidato, khotbah/ceramah, dan pembacaan berbagai karya sastra berbentuk dongeng, puisi, drama, novel remaja, syair, kutipan, dan sinopsis novel.
2)     Berbicara
Menggunakan wacana lisan untuk mengungkapkan pikiran, perasaan, informasi, pengalaman, pendapat, dan komentar dalam kegiatan wawancara, presentasi laporan, diskusi, protokoler, dan pidato, serta dalam berbagai karya sastra berbentuk cerita pendek, novel remaja, puisi, dan drama.
3)     Membaca
Menggunakan berbagai jenis membaca untuk memahami berbagai bentuk wacana tulis, dan berbagai karya sastra berbentuk puisi, cerita pendek, drama, novel remaja, antologi puisi, novel dari berbagai angkatan.
4)     Menulis
Melakukan berbagai kegiatan menulis untuk mengungkapkan pikiran, perasaan, dan informasi dalam bentuk buku harian, surat pribadi, pesan singkat, laporan, surat dinas, petunjuk, rangkuman, teks berita, slogan, poster, iklan baris, resensi, karangan, karya ilmiah sederhana, pidato, surat pembaca, dan berbagai karya sastra berbentuk pantun, dongeng, puisi, drama, puisi, dan cerpen.


  IV.       Bahasa Inggris
1)     Mendengarkan
Memahami makna dalam wacana lisan interpersonal dan transaksional sederhana, secara formal maupun informal, dalam bentuk recount, narrative, procedure, descriptive, dan report, dalam konteks kehidupan sehari-hari
2)     Berbicara
Mengungkapkan makna secara lisan dalam wacana interpersonal dan transaksional sederhana, secara formal maupun informal, dalam bentuk recount, narrative, procedure, descriptive, dan report, dalam konteks kehidupan sehari-hari
3)     Membaca
Memahami makna dalam wacana tertulis interpersonal dan transaksional sederhana, secara formal maupun informal, dalam bentuk recount, narrative, procedure, descriptive, dan report, dalam konteks kehidupan sehari-hari
4)     Menulis
Mengungkapkan makna secara tertulis dalam wacana interpersonal dan transaksional sederhana, secara formal maupun informal, dalam bentuk recount, narrative, procedure, descriptive, dan report, dalam konteks kehidupan sehari-hari.

  V.   Matematika
1)     Memahami konsep bilangan real, operasi hitung dan sifat-sifatnya (komutatif, asosiatif, distributif), barisan bilangan sederhana (barisan aritmetika dan sifat-sifatnya), serta  penggunaannya dalam pemecahan masalah
2)     Memahami konsep aljabar meliputi: bentuk aljabar dan unsur-unsurnya, persamaan dan pertidaksamaan linear serta penyelesaiannya, himpunan dan operasinya, relasi, fungsi dan grafiknya, sistem persamaan linear dan penyelesaiannya, serta  menggunakannya dalam pemecahan masalah
3)     Memahami bangun-bangun geometri, unsur-unsur dan sifat-sifatnya, ukuran dan pengukurannya, meliputi: hubungan antar garis, sudut (melukis sudut dan membagi sudut), segitiga (termasuk melukis segitiga) dan segi empat, teorema Pythagoras, lingkaran (garis singgung sekutu, lingkaran luar dan lingkaran dalam segitiga dan melukisnya), kubus, balok, prisma, limas dan jaring-jaringnya, kesebangunan dan kongruensi, tabung, kerucut, bola, serta  menggunakannya dalam pemecahan masalah
4)     Memahami konsep data, pengumpulan dan penyajian data (dengan tabel, gambar, diagram, grafik), rentangan data, rerata hitung, modus dan median, serta  menerapkannya dalam pemecahan masalah
5)     Memahami konsep ruang sampel dan peluang kejadian, serta  memanfaatkan dalam pemecahan masalah
6)     Memiliki sikap menghargai matematika dan kegunaannya dalam kehidupan
7)     Memiliki kemampuan berpikir logis, analitis, sistematis, kritis, dan kreatif, serta mempunyai kemampuan bekerja sama

  VI.       Ilmu Pengetahuan Alam
1)  Melakukan pengamatan dengan peralatan yang sesuai, melaksanakan percobaan sesuai prosedur, mencatat hasil pengamatan dan pengukuran dalam tabel dan grafik yang sesuai, membuat kesimpulan dan mengkomunikasikannya secara lisan dan tertulis sesuai dengan bukti yang diperoleh
2)  Memahami keanekaragaman hayati, klasifikasi keragamannya berdasarkan ciri,  cara-cara pelestariannya, serta saling ketergantungan antar makhluk hidup di dalam ekosistem
3)  Memahami sistem organ pada manusia dan kelangsungan makhluk hidup
4)  Memahami konsep partikel materi, berbagai bentuk, sifat dan wujud zat, perubahan, dan kegunaannya
5)  Memahami konsep gaya, usaha, energi, getaran, gelombang, optik, listrik, magnet dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari
6)  Memahami sistem tata surya dan proses yang terjadi di dalamnya

   VII.   Ilmu Pengetahuan Sosial
1)  Mendeskripsikan keanekaragaman bentuk muka bumi, proses pembentukan, dan dampaknya terhadap kehidupan
2)  Memahami proses interaksi dan sosialisasi dalam pembentukan kepribadian  manusia
3)  Membuat sketsa dan peta wilayah serta menggunakan peta, atlas, dan globe untuk mendapatkan informasi keruangan
4)  Mendeskripsikan gejala-gejala yang terjadi di geosfer dan dampaknya terhadap kehidupan
5)  Mendeskripsikan perkembangan masyarakat, kebudayaan, dan pemerintahan sejak Pra-Aksara, Hindu Budha, sampai masa Kolonial Eropa
6)  Mengidentifikasikan upaya penanggulangan permasalahan kependudukan dan lingkungan hidup dalam pembangunan berkelanjutan
7)  Memahami proses kebangkitan nasional, usaha persiapan kemerdekaan, mempertahankan kemerdekaan, dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia
8)  Mendeskripsikan perubahan sosial-budaya dan tipe-tipe perilaku masyarakat dalam menyikapi perubahan, serta mengidentifikasi berbagai penyakit sosial sebagai akibat penyimpangan sosial dalam masyarakat, dan upaya pencegahannya
9)  Mengidentifikasi region-region di permukaan bumi berkenaan dengan pembagian permukaan bumi atas benua dan samudera, keterkaitan unsur-unsur geografi dan penduduk, serta ciri-ciri negara maju dan berkembang
10)  Mendeskripsikan perkembangan lembaga internasional, kerja sama internasional  dan peran Indonesia dalam kerja sama dan perdagangan  internasional, serta dampaknya terhadap perekonomian Indonesia
11)  Mendeskripsikan manusia sebagai makhluk sosial dan ekonomi serta mengidentifikasi tindakan ekonomi berdasarkan motif dan prinsip ekonomi dalam memenuhi kebutuhannya
12)  Mengungkapkan gagasan kreatif dalam tindakan ekonomi berupa kegiatan konsumsi, produksi, dan distribusi barang/jasa untuk mencapai kemandirian dan kesejahteraan

 VIII.       Seni Budaya
1)  Seni Rupa
a.     Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni rupa terapan melalui gambar bentuk obyek tiga dimensi yang ada di daerah setempat
b.     Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni rupa terapan melalui gambar/ lukis, karya seni grafis dan kriya tekstil batik daerah Nusantara
c.      Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni rupa murni yang dikembangkan dari beragam unsur seni rupa Nusantara dan mancanegara.
     2)   Seni Musik
            a. Memahami tentang nada dan birama membaca not angka dan not balok.
          b. Membaca not angka dan not balok.
          c. Membedakan jenis-jenis alat musik tradisional dan modern
  d.  Menyanyikan lagu wajib nasional dan Lagu Daerah

  IX.       Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
1)  Mempraktekkan variasi dan kombinasi teknik dasar permainan, olahraga serta atletik dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya
2)   Mempraktekkan senam lantai dan irama dengan alat dan tanpa alat
3)     Mempraktekkan teknik renang dengan gaya dada, gaya bebas, dan gaya punggung.
4)     Mempraktekkan teknik kebugaran dengan jenis latihan beban menggunakan alat sederhana.
5)     Mempraktekkan kegiatan-kegiatan di luar kelas seperti melakukan perkemahan, penjelajahan alam sekitar dan piknik.
6)    Memahami budaya hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari seperti perawatan tubuh serta lingkungan, mengenal berbagai penyakit dan cara pencegahannya serta menjauhi narkoba.

  X.       Keterampilan/Teknologi Informasi dan Komunikasi
a.TIK
1)     Memahami penggunaan teknologi informasi dan komunikasi, dan prospeknya di masa datang.
2)     Menguasai dasar-dasar ketrampilan komputer.
3)     Menggunakan perangkat pengolah kata dan pengolah angka untuk menghasilkan dokumen sederhana.
4)     Memahami prinsip dasar internet/intranet dan menggunakannya untuk memperoleh informasi.
    1. Muatan Lokal
Muatan lokal merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensi yang disesuaikan dengan ciri khas dan potensi daerah, termasuk keunggulan daerah, yang materinya tidak sesuai menjadi bagian dari mata pelajaran lain dan/atau terlalu banyak sehingga harus menjadi mata pelajaran tersendiri, berdasarkan budaya , norma dan adat masyarakat sekitar.

    1. Kegiatan Pengembangan Diri
Pengembangan diri adalah kegiatan yang bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan, bakat, minat, setiap peserta didik sesuai dengan kondisi sekolah. 

                      I.       Pengembangan Diri Terprogram
1)     Kegiatan Pelayanan Konseling
Melayani  :
a.  Masalah kesulitan belajar siswa
b.  Pengembangan karir siswa
c.   Pemilihan jenjang pendidikan yang lebih tinggi
d.  Masalah dalam kehidupan sosial siswa
2)     Pembinaan Olimpiade MIPA
a.    Sebagai wahana pembinaan siswa berbakat dalam bidang studi MIPA untuk mengembangkan potensi akademiknya.
b.    Mempersiapkan calon peserta olimpiade MIPA untuk meraih prestasi ditingkat kabupaten, propinsi dan bahkan nasional.
3). Pembinaan Olimpiade IPS
a.)   Sebagai wahana pembinaan siswa berbakat dalam bidang studi IPS untuk mengembangkan potensi akademiknya.
b.)   Mempersiapkan calon peserta olimpiade IPS untuk meraih prestasi ditingkat kabupaten, propinsi dan bahkan nasional.
4)    Pembinaan Karya Tulis Ilmiah
a)     Sebagai wahana pembinaan siswa berbakat dalam bidang Karya Tulis Ilmiah untuk mengembangkan potensi akademiknya.
b)     Mempersiapkan calon peserta Karya Tulis Ilmiah untuk meraih prestasi ditingkat kabupaten, propinsi dan bahkan nasional.
5)    Kepramukaan
a.     Sebagai wahana siswa untuk berlatih berorganisasi
b.     Melatih siswa untuk trampil dan mandiri
c.      Melatih siswa untuk mempertahankan hidup
d.     Memiliki jiwa sosial dan peduli kepada orang lain
e.     Memiliki sikap kerjasama kelompok
f.      Dapat menyelesaikan permasalahan dengan tepat
6)    Kegiatan Olahraga
Meliputi:
a)    Sepak Bola
b)   Atletik
c)    Bela Diri Karate
7)    Kreasi Seni (Seni Musik, seni tari)
8)    Pembinaan Ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa

                                      II.    Pengembangan Diri Pembiasaan
Meliputi :
1.    Pembiasaan Rutin, yaitu kegiatan yang dilakukan terjadwal, meliputi :
a.    Upacara Bendera setiap hari Senin dan hari-hari besar Nasional
b.    Pembacaan Yasin, AL-Auradul Maraiqiyah dan Kultum Setiap Pagi
c.    Senam Kesegaran Jasmani setiap hari sabtu
d.    Doa bersama setiap pagi sebelum jam pelajaran pertama dan setelah jam berakhir
e.    Ketertiban
f.     Pemeliharaan kebersihan
g.    Kesehatan diri
h.    Membudayakan rasa malu
i.      Merayakan hari-hari besar keagamaan, seperti : Maulid Nabi Muhammad SAW, Nuzulul Qur’an dan sejenisnya.
2.    Pembiasaan Spontan, yaitu kegiatan tidak terjadwal dalam kejadian khusus, meliputi:
a.    Membudyakan “Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun, Maaff dan Terimakasih”
b.    Membuang sampah pada tempatnya.
c.    Buadaya antri.
d.    Mengatasi silang pendapat (pertengkaran).
e.    Saling mengingatkan ketika melihat pelangaran tata tertib sekolah.
f.     Kunjungan rumah (Home Visit).
g.    Kesetiakawanan sosial.
h.    Sportif.
3.    Keteladanan, adalah kegiatan dalam bentuk perilaku sehari-hari, meliputi :
a.    Berpakaian rapi dan bersih.
b.    Berbahasa yang baik.
c.    Rajin membaca.
d.    Memuji kebaikan dan atau keberhasilan orang lain.
e.    Datang tepat waktu.
f.     Saling tolong menolong.
g.    Membuang sampah yang berserakan.
h.    Cara berbicara yang sopan
i.      Mengucapkan terima kasih dan Meminta maaf
j.     Menghargai pendapat orang lain
k.    Mendahulukan kesempatan kepada orang tua
l.      Menaati tata tertib (disiplin, taat waktu, taat pada peraturan)
m.  Menepati janji, jujur dan bertanggung jawab
n.    Mengakui kebenaran orang lain
o.    Mengakui kesalahan diri sendiri
p.    Membantu kaum yang fakir

q.    Mengunjungi teman yang sakit

Untuk lebih lengkapnya silahkan bisa langsung di download link berikut ini untuk mempermudah dalam rangka edit untuk keperluan sekolah Anda semoga saja bisa bermanfaat. Tidak perlu panjang lebar mari sedott yaa..

Terima kasih sudah berkunjung di website kami

Belum ada Komentar untuk "Contoh Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) untuk Jenjang SMP Sederajat"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel