Partisipasi Menulis di Website FOPPSI Kecamatan Wanasaba

Menulis di Website FOPPSI Kecamatn Wanasaba
simulasi Gambar diambil dari kegiatan entri data dapodik pada gugus Karang Baru
Belum lama ini, Forum Pendataan Pendidikan Seluruh Indonesia (FOPPSI) Lombok Timur cabang Kecamatan Wanasaba telah menginisasi pembuatan sebuah website (Laman) http://foppsiwanasaba.com. Tentunya inisiatif ini mendapat tanggapan positif dari teman-teman operator sekolah kecamatan setempat, dengan melihat komentar pada grup Face Book FOPPSI Lombok Timur Cabang Wanasaba yang meminta untuk mendaftarkan e-mailnya untuk diperifikasi sebagai relawan yang akan meramaikan situs website ini.

Berdasarkan data yang kami peroleh dari akun admin beberapa hari yang lalu, sampai saat ini tidak kurang dari belasan operator sekolah yang sudah masuk dalam daftar akun yang akan berkontribusi. Data Ini menunjukkan minat untuk ikut berpartisipasi menulis di laman ini cukup antusias. Tentunya dalam hal ini pengelola selaku admin, ketua forum dan jajarannnya perlu menyusun agenda dan kesepakatan bersama bagaimana mengelola laman ini agar kedepannya dapat memberikan manfaat dan tidak menimbulkan efek yang kurang baik bagi para kontributor, pembaca dan admin.

Pada beberapa tulisan yang sudah dimuat, pembaca sudah mulai melirik laman ini, perkembangan dapat dipantau lewat statistik pengunjung di dashboard (halaman pengelola), sekitar empat ribuan lebih pembaca yang sudah menyempatkan dirinya untuk bertengger atau singgah dan membaca tulisan yang ada di dalamnya. Sejak tulisan pertama dimuat (08/10/2017) seribu lima ratus delapan puluh lebih telah telah dibaca pengunjung, ini adalah sebuah kabar baik.

Meskipun penulis di laman ini tidak ada upah berupa pinansial, akan tetapi situs website ini akan mampu memberikan wahana belajar. Laman ini  juga lumayan efektif jika dipergunakan sebagai tempat bersuara melalui tulisan, mempublikasikan kegitan-kegiatan pembelajaran sekolah, program ungulan, kondisi dan keadaan sekolah masing-masing kontributor.

Lalu bagaimana agar laman ini tetap eksis, memberikan manfaat bagi setiap pembaca yang mau mengaksesnya? Maka diperlukan sebuah dukungan dari FOPPSI kecamatan setempat, Entah melaui pelatihan dengan mendatangkan pihak yang memang spesialis dalam bidangnya atau barang kali  mengagendakan “kopi darat “ antara penulis pada website ini. Dengan demikian skill berupa keahlian akan terasah dengan baik.

Menurut hemat kami, selama ini hanya beberapa orang yang menyempatkan diri untuk menulis, ini kemungkinan disebabkan karna websitenya masih dalam perawatan sehingga menunggu komando dari admin, tidak ada waktu untuk menulis, kontributor kurang begitu paham cara ngapload tulisan. Ini menjadi bahan wacana kita kedepan tentunya dengan pertimbangan yang baik, sayang kalau media yang cukup ramai oleh pengunjung ini kita terlantarkan begitu saja. Alangkah bijaknya jika laman ini tentunya tetap terupdate oleh konten-konten yang bermanfaat minimal satu kali dalam sepekan agar pengunjung tidak kecewa ketika bertamu di laman ini.

Siapapun memiliki hak mengapload, menerbitakan konten-konten bentuk dokumen elektronik, dalam Undang-undang ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik) nomor 19 tahun 2016 pasal 1.4 yang mengatur dokumen elektronik dijelaskan.

“Dokumen  Elektronik  adalah  setiap  Informasi Elektronik  yang  dibuat,  diteruskan,  dikirimkan,diterima,  atau  disimpan  dalam  bentuk  analog, digital,  elektromagnetik,  optikal,  atau  sejenisnya, yang  dapat  dilihat,  ditampilkan,  dan/atau  didengar melalui  Komputer  atau  Sistem  Elektronik,  termasuk tetapi  tidak  terbatas  pada  tulisan,  suara,  gambar, peta,  rancangan,  foto  atau  sejenisnya,  huruf,  tanda, angka,  Kode  Akses,  simbol  atau  perforasi  yang memiliki  makna  atau  arti  atau  dapat  dipahami  oleh orang yang mampu memahaminya.”

Untuk melindung para pembaca terhadap berita-berita negatif pemerintah sudah mengelurkan pernyataan sikap tegas sebagaiman termaktub dalam salah satu pasal 45 (1) pada undang-undang ITE dijelaskan

“Setiap Orang  yang  dengan  sengaja  dan  tanpa  hak mendistribusikan  dan/atau  mentransmisikan  dan/atau  membuat  dapat  diaksesnya  Informasi Elektronik  dan/atau  Dokumen  Elektronik  yang memiliki  muatan  yang  melanggar  kesusilaan sebagaimana  dimaksud  dalam  Pasal  27  ayat  (1) dipidana  dengan  pidana  penjara  paling  lama  6 (enam)  tahun  dan/atau  denda  paling  banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).”

Website FOPPSI Wanasaba http://foppsiwanasaba.com diharapkan akan mampu memberikan manfaat minimal sebagai tempat saling tukar informasi antara penulis, dengan menulis di website ini operator sekolah layaknya seorang Jurnalis Pendidikan yang secara tidak langsung menyuarakan kepada pemerintah tentang kondisi sekolah masing-masing. (Batur_Bongkot).

Belum ada Komentar untuk "Partisipasi Menulis di Website FOPPSI Kecamatan Wanasaba"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel